Selamat Tahun Baru 2017, semoga di tahun ini terwujud keinginan dan harapan kita semua. Aamiin.

Rabu, 22 Februari 2012

DAFTAR SEKOLAH BINAAN EDS 2012

Daftar Sekolah Binaan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Tahun 2012 untuk Kabupaten Bulungan berikut ini disusun oleh peserta Capacity Building Program EDS/M dan MSPD bagi pengawas (Sasaran Tahun 2012) atas permintaan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Timur melalui Bapak A. Husaini, M.Pd. selaku nara sumber kegiatan Capacity Building Program.
Untuk selanjutnya LPMP masih menunggu informasi perubahan dari pusat (Jakarta). Jika informasi dari pusat sudah datang maka akan segera diberitahukan kepada para Pengawas dan Sekolah Binaannya di Kabupaten.

Dimohon agar sekolah-sekolah binaan tersebut di atas mengirimkan data : 1). NPSN, 2). Nilai Rata Rata UN Sekolah 2011, 3). Status Akreditasi Sekolah. Untuk wilayah Kabupaten Bulungan data tersebut disampaikan kepada Sugeng Arianto, S.Pd. di Kantor Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan Jl. Kol. H. Soetadji no 05 Tanjung Selor  Telpon (0552) 22693 atau melalui email waslahbulungan@gmail.com

Rabu, 15 Februari 2012

KUNJUNGAN SUPERVISI SMP/MTs. FEBRUARI 2012

"klik" kanan pilih "Open Link in New Tab" untuk melihat tampilan lebih besar.

Kamis, 02 Februari 2012

ALBUM PESERTA DIKLAT PENGAWAS SEKOLAH 2012

Album ini berisi data para peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kinerja Pengawas Sekolah di lingkungan Kabupaten Bulungan.
Diklat yang diselenggarakan pada tanggal 31 Januari s/d 2 Februari 2012 berlangsung lancar dan tertib. Bapak Masdukizen dan Bapak Jarwoko dari LPMP Samarinda berkenan hadir untuk menyampaikan materi Diklat yaitu Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).
Album Peserta Diklat

Jumat, 20 Januari 2012

RAPAT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BULUNGAN

(Oleh : Sugeng Arianto, S.Pd.)
Pada hari Jum'at tanggal 20 Januari 2012 bertempat di gedung serba guna dinas pendidikan kabupaten Bulungan diselenggarakan rapat dinas. Seluruh pejabat struktural dan fungsional serta staf dan karyawan dinas pendidikan kabupaten Bulungan diundang untuk mengikuti rapat. Sebelum rapat berlangsung beberapa orang petugas telah membersihkan ruangan dan mengatur meja kursi. Dua buah meja dan tiga buah kursi diletakkan di depan menghadap ke arah Barat Laut, di hadapan dua buah meja tersebut adalah 100 buah kursi plastik ditata bersap hingga 10 sap ke belakang.
Kepala dinas, Bapak Haerumuddin, SH., M.AP. sudah berada di ruangan sebelum semua undangan hadir. Menyusul satupersatu para undangan datang memasuki ruangan rapat dan tidak lama kemudian penuhlah sudah gedung serba guna. Dapat dimaklumi jika sebagian para hadirin yang datangnya terlambat mengambil kursi sendiri yang masih dalam keadaan tertumpuk sedangkan jumlah pejabat dan staf seluruhnya berdasarkan daftar absen apel pagi adalah 128 orang.
Berikut ini adalah foto-foto yang menggambarkan suasana rapat hasil bidikan Sugeng Arianto, S.Pd. dengan mini camera merek Canon tipe IXUS 220 HS setelah meminta ijin pada bapak Kepala Dinas untuk mengambil gambar sebelum rapat berlangsung.
Kesempatan untuk bertanya hanya diberikan kepada 5 orang mengingat waktu dan banyaknya materi penting yang harus disosialisasikan oleh bapak Kepala Dinas. Lima orang tersebut adalah : M. Masudi AR, S.Pd, Heryanto, M.Pd., Joel Sakai, Endang Supianur, SE, H.A. Tjatjuk Chumai R. S.Pd. [dalam gambar hanya tampak 4 orang karena satu orang membelakangi kameraman].

CATATAN KESIMPULAN :
  • Bahwa ternyata "Rapat Dinas" merupakan suatu kebutuhan bagi kita semua. Banyak hal bisa disampaikan atau didiskusikan secara langsung dan terbuka.
  • Hal-hal yang disampaikan oleh Kepala Dinas meliputi : personalia pejabat dinas pendidikan yang telah diterbitkan SK-nya oleh Bupati Bulungan, Inventarisasi Asset, tentang kendaraan dinas khususnya mobil dinas dan perawatannya, dll.
  • Pertanyaan dan usul meliputi : Cuti bagi pengawas sekolah, Fasilitas Jaringan Internet di gedung pengawas sekolah, tentang penambahan kegiatan Dinas Luar (DL) bagi pengawas, dll.
  • Beberapa pertanyaan yang belum sempat terjawab akan diselesaikan secara "face to face" di kantor Kepala Dinas Pendidikan.